Bisnis

Mengenal Apa Itu Crowdfunding Dan Sistem Kerjanya

Mengenal Apa Itu Crowdfunding Dan Sistem Kerjanya

Jika Anda saat ini ingin berkecimpung dalam dunia bisnis, pastinya Anda harus punya banyak ide kreatif dan inovatif agar produktivitas bisnis yang Anda jalankan semakin meningkat. Karena itu, dibutuhkan modal yang cukup agar bisnis dapat berjalan dengan lancar. Mengajukan pinjaman dana usaha merupakan salah satu cara yang terbaik yang bisa Anda lakukan. Tapi sebelum peminjaman dilakukan, tentu Anda harus tahu dulu bunga serta aspek lain yang kemungkinan dapat menghambat jalannya usaha Anda kelak.Jika Anda ingin mendapatkan pinjaman, Anda bisa memanfaatkan crowdfunding.

Apa itu crowdfunding? Crowdfunding merupakan bentuk pendanaan untuk orang-orang yang membutuhkan dana pada saat mengembangkan usahanya. Pendanaan ini terkumpul dari sejumlah orang. Jadi dana yang dipinjamkan adalah kolektif dari beberapa individu yang dilakukan secara online dan menggunakan sebuah platform sebagai alat untuk menjangkaunya. Crowfunding memiliki batas waktu yang sudah ditentukan. Umumnya di hitung per minggu atau per bulan.

Crowdfunding juga memiliki istilah lain seperti equity crowdfunding. Istilah ini mengarah kepada kegiatan urun dana dimana tujuannya adalah meminta bantuan orang-orang untuk melakukan pendanaan yang akan digunakan untuk kebutuhan tertentu baik yang bersifat profit maupun non profit. Kegiatan ini juga bisa bersifat imbalan dan tanpa imbalan.

Jika Anda tertarik menggunakan crowfunding, Anda bisa melakukan pendaftaran ke salah satu website equity crowdfunding Indonesia. Kemudian, jika Anda yang tertarik dengan bisnis Anda, mereka akan langsung melakukan penanaman modal di sana. Anda harus menunggu beberapa hari hingga kerja sama ini diproses dan dana yang berasal dari pemilik modal dapat cair ke rekening Anda.

Jika ingin mengoptimalkannya, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan diantaranya seperti berikut ini:

  1. Membuat Proposal Usaha

Pertama, Anda harus siapkan proposal usaha atau bisnis Anda yang menarik dan juga informatif. Dalam proposal harus memuat informasi tentang prospek bisnis Anda seperti jenis bisnis, bagaimana proses manajemen yang dilakukan, proses pemasaran serta tujuan dari bisnis yang Anda jalankan.

  1. Daftarkan Bisnis Ke Situs Crowfunding

Setelah proposal dibuat, Anda bisa daftarkan bisnis Anda ke platform crowdfunding yang ada di Indonesia. Pilih yang terpercaya dan terkenal karena biasanya di situs seperti inilah banyak pemilik dana yang berkumpul.

  1. Pantau Perkembangannya

Jika Anda sudah memilih situs crowdfunding terpercaya, Anda bisa unggah proposal bisnis yang dibuat tadi dan selalu pantau perkembangannya. Jika ada pertanyaan dari pemilik modal mengenai bisnis yang tengah Anda kembangkan, Anda bisa jawab dengan singkat, padat dan jelas. Ini supaya para pemilik dana tertarik untuk menanamkan modalnya pada usaha yang Anda jalankan.

Crowdfunding memiliki banyak manfaat tidak hanya membantu pengembangan usaha bagi mereka yang membutuhkan dana saja tapi juga solusi untuk orang-orang yang ingin mengembangkan dananya lewat investasi yang diberikan untuk bisnis ataupun usaha yang membutuhkannya.

Jika Anda ingin membantu mengembangkan usaha orang-orang yang masih berskala kecil dan menegah, P2P Lending Amartha adalah solusinya. Dengan bergabung di Amartha, Anda bisa mendapatkan keuntungan hingga mencapai 15% di setiap tahunnya. Jadi sangat menguntungkan sekali bergabung di Amartha tidak hanya bagi pengusaha yang membutuhkan tambahan dana tapi juga bagi investor yang ingin mengembangkan dananya.